Tidak Bisa Beriman dan Taqwa yang Sesungguhnya Kalau Belum Mengenal Allah

Tangung Jawab Suami istri

Assalamu’alaikum wr.wb
(Qs.Annisa 34 ) Artinya Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. sebab itu Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)[290]. wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya[291], Maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. kemudian jika mereka mentaatimu, Maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.
Rasulullah saw bersabda :
Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban Seorang suami adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas keluarganya. Seorang istri adalah pemimpin di dalam urusan rumah tangga suaminya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan rumah tangga tersebut. Seorang pembantu adalah pemimpin dalam urusan harta tuannya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan tanggung jawabnya tersebut.” (HR.Al-Bukhari no. 844 dan Muslim no. 1829)
 TANGGUNG JAWAB SUAMI
Menjadi pemimpin anak isteri di dalam rumah tangga. Mengajarkan ilmu fardhu 'ain (wajib) kepada anak isteri yaitu ilmu syare,at fiqih, thorikat,hakekat dan ma’rifat. 
Ilmu syareat,fiqih,thorikat = diajarkan supaya segala ibadahnya sesuai dengan kehendak aturan agama dan mengamalkannya. Ilmu hakikat ma’rifat supaya mereka mengenal Tuhannya dan aqidah sesuai dengan aqidah Ahli Sunnah wal Jamaah.
  
MAKA  WAJIBLAH MENGAJARKAN  ILMU SYARIAT,THORIKAT,HAKIKAT DAN MA’RIFAT  KEPADA ISTRI DAN ANAK KITA . JIKA KITA TIDAK MAMPU MENGAJARKANNYA MAKA CARILAH GURU AGAR MEREKA MENGETAHUI HAL TERSEBUT. KARNA KEMATIAN /INNALILLA........ROJI’UN,  KALAU SUDAH TIBA SAATNYA ALLAH TENTUKAN TIDAK PERDULI MASIH ANAK,REMAJA DAN TUA MEREKA AKAN BERANGKAT MENUJU ALAM AKHIRAT.

Sebelum terlambat renungkanlah sejenak wahai saudaraku kaum muslimin dan muslimat, jangan hanya memikirkan anaknya harus dapat izazah S1.S.2, Doktor dan master dan sebagainya tetapi ingatlah bahwa dialam ahirat itu tidak terima alasan apapun, bahkan ada juga yang mengatakan saya tidak bisa menuntut ilmu makan aja susah. Ini pun tidak diterima alasan seperti ini. Karna alam akhirat adalah alam ketentuan khusus . Ada pula yang mengatakan tidak usah menuntut ilmu hakikat Ma’rifat karna ilmu itu sangat tinggi katanya bagi orang tua saja , ingat firman Allah = layukal lipul lahu napsan illa wus’aha artinya Allah tidak akan membebani seseorang kalau tidak dengan kesanggupannya. Allah sudah Memperingatkan kita semua melalui firmanya Alqur’an Kemudian Sunnah Rasululah  Agar kita tidak masuk kejurang hina dan siksa, Sekarang marilah kita berbenah diri agar mempersiapkan segalanya Sebelum Ajal menjemput kita .Wassalamu’alaikum........ wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

berikan komentar anda yang baik dan bijak...